Minat Bidang Sosial

Minat kelompok mengacu pada ketertarikan pada kerja kelompok atau aktivitas yang melibatkan orang lain. Individu menikmati ketika interaksi dengan orang lain misalnya melayani, mempromosikan, mengakomodasi dan memfasilitasi dan memenuhi kebutuhan orang lain. Minat kelompok tidak harus diwujudkan dalam peran sebagai pemimpin kelompok akan tetapi peran lain yang melibatkan orang lain dalam kehidupan sosial secara umum.

Karakteristik

Beberapa karakteristik yang melekat antara lain mereka menikmati percakapan dan cenderung berbicara lebih banyak daripada mendengarkan; energik, yang ditunjukkan selalu tampil penuh energi dengan antusiasme tinggi; interaktif, mencari interaksi dengan orang lain; suka mengambil tindakan dan menyelesaikan sesuatu daripada merenung terlalu lama; asertif, nyaman mengekspresikan diri dan pendapatnya; dan ekspresif, menggunakan bahasa tubuh dan ekspresi wajah secara terbuka.

Bidang Tugas

Individu tepat pada bidang pekerjaan yang melibatkan masyarakat seperti promosi dan penyuluhan, pemasaran, public relations, bidang pemberitaan komunikasi masyarakat, penanganan konflik di masyarakat, sosialisasi program instansi, pelayanan terhadap keluhan, customer services, negosiator, pendampingan komunitas marginal, event organizer atau pengelolaan acara atau kegiatan seremonial.

Ranah Wewenang

Berdasarkan wewenangnya, minat sosial terbagi menjadi dua yaitu wewenang strategis (ranah teoretis) dan wewenang terapan (ranah praktis). Wewenang strategis menjelaskan tanggung jawab terhadap penetapan tujuan dan implementasinya. Contoh dari aktivitas yang terkait adalah memimpin perumusan visi-misi organisasi, menetapkan tujuan kelompok, mengelola konflik dalam kelompok, mendelegasikan aktivitas, menjajaki peluang kerjasama, dan mengelola risiko. Sebaliknya, pada bidang praktis, tugas yang diemban menyasar pada kegiatan teknis seperti menyebarkan undangan, mengumpulkan bahan, mengumpulkan informasi, menemui pelanggan atau melakukan pendekatan personal kepada masyarakat.

Area Pengembangan

Pengembangan dapat dilakukan pada peningkatan kemampuan komunikasi baik dalam diskusi dan publik, memperluas jaringan pertemanan, melatih keberanian untuk tampil di depan umum, menjadi pengurus dalam sebuah organisasi, memimpin sebuah kelompok, menerima keberagaman, melatih daya adaptasi atau penyesuaian diri pada lingkungan sosial dan selalu antusias pada hal-hal baru.